PENGUKURAN UKURAN FILE DARI 50 JUDUL
LAGU TOP CHART DI INDONESIA
Diajukan untuk memenuhi salah satu
tugas
Mata Kuliah Statistika dan
Probabilitas
Teknik Informatika
Oleh :
Cecep Saepuloh
NPM. 1306027
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT
2015
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Statistika adalah ilmu pengetahuan
yang telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah menggunakan
statistika untuk menilai hasil pembangunan masa lalu dan juga untuk membuat
rencana masa datang. Selain itu pimpinan mengambil manfaat dari kegunaan
statistika untuk melakukan tindakan - tindakan
yang perlu dalam menjalankan tugasnya. Di dunia penelitian atau riset,
dimana pun dilakukan, bukan saja telah mendapat manfaat yang baik dari
statistika tetapi sering harus menggunakannya. Seperti untuk mengetahui
apakah cara yang baru ditemukan lebih baik dari pada cara lama, atau apakah
model untuk sesuatu hal dapat kita anut atau tidak. Untuk mengetahui hal
- hal diatas, perlu diadakan penilaian dengan statistika.
1.2 Identifikasi Masalah
Dari latar belakang di atas
penulis melakukan pengidentifikasian masalah sebagai berikut :
1. Statistika
merupakan pengetahuan yang tanpa kita sadari telah banyak digunakan dalam
kehidupan sehari-hari.
2. Pengertian
statistika berbeda dengan statistik. Statistik, merupakan penyajian data
sedangkan statistika adalah cara mengumpulkan data.
Dalam pengumpulan data dibutuhkan Distribusi Frekuensi
agar data yang dikumpulkan lebih mudah dipahami dan dapat tersusun secara
sistematis.
1.3 Tujuan
Tujuan dari makalah ini, antara lain
:
1. Untuk
mengetahui cara membuat daftar distribusi frekuensi dan grafiknya
2. Untuk
mengetahui ukuran gejala pusat dan gejala letak.
3. Untuk
mempermudah dalam memproses perhitungan data.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Distribusi Frekuensi
Data yang telah diperoleh dari suatu
penelitian yang masih berupa data acak yang dapat dibuat menjadi data yang
berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu.
Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel
frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval
tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar (Hasan, 2001).
Sebuah distribusi frekuensi akan
memiliki bagian-bagian yang akan dipakai dalam membuat sebuah daftar distribusi
frekuensi. Bagian-bagian tersebut akan dijelaskan sebagai berikut (Hasan,
2001):
- Kelas-kelas
(class) adalah kelompok nilai data atau variable dari suatu data acak.
- Batas
kelas (class limits) adalah nilai-nilai yang membatasi kelas yang satu dengan
kelas yang lain. Batas kelas merupakan batas semu dari setiap kelas, karena di
antara kelas yang satu dengan kelas yang lain masih terdapat lubang tempat
angka-angka tertentu. Terdapat dua batas kelas untuk data-data yang telah
diurutkan, yaitu: batas kelas bawah (lower class limits) dan batas kelas atas
(upper class limits).
- Tepi
kelas disebut juga batas nyata kelas, yaitu batas kelas yang tidak memiliki
lubang untuk angka tertentu antara kelas yang satu dengan kelas yang lain.
Terdapat dua tepi kelas yang berbeda dalam pengertiannya dari data, yaitu: tepi
bawah kelas dan tepi atas kelas.
- Titik
tengah kelas atau tanda kelas adalah angka atau nilai data yang tepat terletak
di tengah suatu kelas. Titik tengah kelas merupakan nilai yang mewakili
kelasnya dalam data. Titik tengah kelas = ½ (batas atas + batas bawah)
kelas.
- Interval
kelas adalah selang yang memisahkan kelas yang satu dengan kelas yang
lain.
- Panjang
interval kelas atau luas kelas adalah jarak antara tepi atas kelas dan tepi
bawah kelas.
- Frekuensi
kelas adalah banyaknya data yang termasuk ke dalam kelas tertentu dari data
acak.
2.2 Jenis
Jenis Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi memiliki
jenis-jenis yang berbeda untuk setiap kriterianya. Berdasarkan kriteria
tersebut, distribusi frekuensi dapat dibedakan tiga jenis (Hasan, 2001) :
1.
Distribusi frekuensi biasa
Distribusi frekuensi yang berisikan
jumlah frekuensi dari setiap kelompok data. Distribusi frekuensi ada dua jenis
yaitu distribusi frekuensi numerik dan distribusi frekuensi peristiwa atau
kategori.
2.
Distribusi frekuensi relatif
Distribusi frekuensi yang berisikan
nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan. Distribusi
frekuensi relatif menyatakan proporsi data yang berada pada suatu kelas
interval, distribusi frekuensi relatif pada suatu kelas didapatkan dengan cara
membagi frekuensi dengan total data yang ada dari pengamatan atau observasi.
3.
Distribusi frekuensi kumulatif
Distribusi frekuensi yang berisikan
frekuensi kumulatif (frekuensi yang dijumlahkan). Distribusi frekuensi
kumulatif memiliki kurva yang disebut ogif. Ada dua macam distribusi frekuensi
kumulatif yaitu distribusi frekuensi kumulatih kurang dari dan distribusi
frekuensi lebih dari.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Penelitian 50 pembelian pertama ukuran
sepatu
no
|
Nama
|
Ukuran
Sepatu
|
1
|
Acep
|
41
|
2
|
Adi
|
40
|
3
|
Agung
|
42
|
4
|
Agus
|
39
|
5
|
Akung
|
41
|
6
|
Aldi
|
41
|
7
|
Aminadin
|
40
|
8
|
Anang
|
40
|
9
|
Andi
|
43
|
10
|
Andri
|
40
|
11
|
Anton
|
42
|
12
|
Anton
|
42
|
13
|
Anwar
|
41
|
14
|
Asep
|
39
|
15
|
Atep
|
42
|
16
|
Cecep
|
40
|
17
|
Cepi
|
39
|
18
|
Dani
|
40
|
19
|
Dodi
|
39
|
20
|
Doni
|
40
|
21
|
Fahmi
|
42
|
22
|
Faisal
|
39
|
23
|
Fambi
|
41
|
24
|
Feri
|
39
|
25
|
Firman
|
40
|
26
|
Ginan
|
40
|
27
|
Ginanjar
|
39
|
28
|
Gingin
|
39
|
29
|
Gungun
|
39
|
30
|
Guntur
|
40
|
31
|
Hani
|
40
|
32
|
Hasbi
|
40
|
34
|
Hikmah
|
41
|
35
|
Hilman
|
41
|
36
|
Jajang
|
41
|
37
|
Jenal
|
41
|
38
|
Junjun
|
42
|
39
|
Panca
|
42
|
40
|
Pandu
|
41
|
41
|
Rian
|
43
|
42
|
Solehudin
|
40
|
43
|
Somat
|
39
|
44
|
Sumirat
|
39
|
45
|
Udin
|
43
|
46
|
Ujang
|
40
|
47
|
Yana
|
39
|
48
|
Yogi
|
39
|
49
|
Yudi
|
39
|
50
|
Yuspar
|
40
|
3.2
Proses Penelitian
nilai maksimal
|
43,0
|
nilai Minimal
|
39,0
|
range
|
4,0
|
kelas 2k >50
|
5
|
interval
|
0,8
|
3.3 Rekapan penelitian dalam bentuk tabel
Rekap data dalam Tabel
|
|||||||||
tepi bawah
|
tepi atas
|
Turus
|
|||||||
39,0
|
39,7
|
14
|
|||||||
39,8
|
40,5
|
15
|
|||||||
40,6
|
41,3
|
10
|
|||||||
41,4
|
42,1
|
8
|
|||||||
42,2
|
43,1
|
3
|
|||||||
43,0
|
|||||||||
3.4
Tabel distribusi
|
|||||||||
tabel distribusi frekuensi relatif
|
|||||||||
tepi bawah
|
tepi atas
|
frekuensi
|
frekuensi relatif
|
||||||
39,0
|
39,7
|
14
|
28%
|
||||||
39,8
|
40,5
|
15
|
30%
|
||||||
40,6
|
41,3
|
10
|
20%
|
||||||
41,4
|
42,1
|
8
|
16%
|
||||||
42,2
|
43,1
|
3
|
6%
|
||||||
tabel distribusi frekuensi relatif
|
|||||||||
kurang dari
|
frek kumulatif
|
lebih dari
|
frek kumulatif
|
||||||
39,7
|
0
|
2,3
|
50
|
||||||
40,5
|
14
|
2,6
|
36
|
||||||
41,3
|
29
|
2,8
|
21
|
||||||
42,1
|
39
|
3,0
|
11
|
||||||
43,0
|
47
|
3,3
|
3
|
||||||
3.5
Histogram
|
|||||||||
Histogram frekuensi
|
|||||||||
tepi bawah
|
tepi atas
|
batas bawah
|
batas atas
|
frekuensi
|
|||||
39,0
|
39,7
|
2,35
|
39,65
|
14
|
|||||
39,8
|
40,5
|
2,65
|
40,45
|
15
|
|||||
40,6
|
41,3
|
2,85
|
41,25
|
10
|
|||||
41,4
|
42,1
|
3,05
|
42,05
|
8
|
|||||
42,2
|
43,1
|
3,35
|
43,05
|
3
|
|||||
3.6 Grafil penelitian
kesimpulan penelitian berdasarkan data dari grafik di atas
bahwa kebanyakan sepatu yang banyak dibeli adalah ukuran 40.
Daftar Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar