Jumat, 20 Maret 2015

tugas statistika

PENGUKURAN UKURAN FILE DARI 50 JUDUL LAGU TOP CHART DI INDONESIA



Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas
Mata Kuliah Statistika dan Probabilitas
Teknik Informatika

Oleh :

Cecep Saepuloh
NPM. 1306027













JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT
2015

BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Statistika adalah ilmu pengetahuan yang telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah menggunakan statistika untuk menilai hasil pembangunan masa lalu dan juga untuk membuat rencana masa datang. Selain itu pimpinan mengambil manfaat dari kegunaan statistika untuk melakukan tindakan - tindakan yang perlu dalam menjalankan tugasnya. Di dunia penelitian atau riset, dimana pun dilakukan, bukan saja telah mendapat manfaat yang baik dari statistika tetapi sering harus menggunakannya. Seperti untuk mengetahui apakah cara yang baru ditemukan lebih baik dari pada cara lama, atau apakah model untuk sesuatu hal dapat kita anut atau tidak. Untuk mengetahui hal -  hal diatas, perlu diadakan penilaian dengan statistika.

1.2       Identifikasi Masalah
Dari latar belakang di atas penulis melakukan pengidentifikasian masalah sebagai berikut :
1.         Statistika merupakan pengetahuan yang tanpa kita sadari telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
2.         Pengertian statistika berbeda dengan statistik. Statistik, merupakan penyajian data sedangkan statistika adalah cara mengumpulkan data.
Dalam pengumpulan data dibutuhkan Distribusi Frekuensi agar data yang dikumpulkan lebih mudah dipahami dan dapat tersusun secara sistematis.


1.3       Tujuan
Tujuan dari makalah ini, antara lain :
1.         Untuk mengetahui cara membuat daftar distribusi frekuensi dan grafiknya
2.         Untuk mengetahui ukuran gejala pusat dan gejala letak.
3.         Untuk mempermudah dalam memproses perhitungan data.



BAB II
LANDASAN TEORI

2.1       Pengertian Distribusi Frekuensi
Data yang telah diperoleh dari suatu penelitian yang masih berupa data acak yang dapat dibuat menjadi data yang berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu. Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar (Hasan, 2001).
Sebuah distribusi frekuensi akan memiliki bagian-bagian yang akan dipakai dalam membuat sebuah daftar distribusi frekuensi. Bagian-bagian tersebut akan dijelaskan sebagai berikut (Hasan, 2001):
-           Kelas-kelas (class) adalah kelompok nilai data atau variable dari suatu data acak. 
-           Batas kelas (class limits) adalah nilai-nilai yang membatasi kelas yang satu dengan kelas yang lain. Batas kelas merupakan batas semu dari setiap kelas, karena di antara kelas yang satu dengan kelas yang lain masih terdapat lubang tempat angka-angka tertentu. Terdapat dua batas kelas untuk data-data yang telah diurutkan, yaitu: batas kelas bawah (lower class limits) dan batas kelas atas (upper class limits).
-           Tepi kelas disebut juga batas nyata kelas, yaitu batas kelas yang tidak memiliki lubang untuk angka tertentu antara kelas yang satu dengan kelas yang lain. Terdapat dua tepi kelas yang berbeda dalam pengertiannya dari data, yaitu: tepi bawah kelas dan tepi atas kelas. 
-           Titik tengah kelas atau tanda kelas adalah angka atau nilai data yang tepat terletak di tengah suatu kelas. Titik tengah kelas merupakan nilai yang mewakili kelasnya dalam data. Titik tengah kelas = ½ (batas atas + batas bawah) kelas. 
-           Interval kelas adalah selang yang memisahkan kelas yang satu dengan kelas yang lain. 
-           Panjang interval kelas atau luas kelas adalah jarak antara tepi atas kelas dan tepi bawah kelas. 
-           Frekuensi kelas adalah banyaknya data yang termasuk ke dalam kelas tertentu dari data acak.







2.2       Jenis Jenis Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi memiliki jenis-jenis yang berbeda untuk setiap kriterianya. Berdasarkan kriteria tersebut, distribusi frekuensi dapat dibedakan tiga jenis (Hasan, 2001) :
1.        Distribusi frekuensi biasa 
Distribusi frekuensi yang berisikan jumlah frekuensi dari setiap kelompok data. Distribusi frekuensi ada dua jenis yaitu distribusi frekuensi numerik dan distribusi frekuensi peristiwa atau kategori.

2.        Distribusi frekuensi relatif 
Distribusi frekuensi yang berisikan nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan. Distribusi frekuensi relatif menyatakan proporsi data yang berada pada suatu kelas interval, distribusi frekuensi relatif pada suatu kelas didapatkan dengan cara membagi frekuensi dengan total data yang ada dari pengamatan atau observasi.

3.        Distribusi frekuensi kumulatif 
Distribusi frekuensi yang berisikan frekuensi kumulatif (frekuensi yang dijumlahkan). Distribusi frekuensi kumulatif memiliki kurva yang disebut ogif. Ada dua macam distribusi frekuensi kumulatif yaitu distribusi frekuensi kumulatih kurang dari dan distribusi frekuensi lebih dari.












BAB III
PEMBAHASAN

3.1       Penelitian 50 pembelian pertama ukuran sepatu
no
Nama
Ukuran Sepatu
1
Acep
41
2
Adi
40
3
Agung
42
4
Agus
39
5
Akung
41
6
Aldi
41
7
Aminadin
40
8
Anang
40
9
Andi
43
10
Andri
40
11
Anton
42
12
Anton
42
13
Anwar
41
14
Asep
39
15
Atep
42
16
Cecep
40
17
Cepi
39
18
Dani
40
19
Dodi
39
20
Doni
40
21
Fahmi
42
22
Faisal
39
23
Fambi
41
24
Feri
39
25
Firman
40
26
Ginan
40
27
Ginanjar
39
28
Gingin
39
29
Gungun
39
30
Guntur
40
31
Hani
40
32
Hasbi
40
34
Hikmah
41
35
Hilman
41
36
Jajang
41
37
Jenal
41
38
Junjun
42
39
Panca
42
40
Pandu
41
41
Rian
43
42
Solehudin
40
43
Somat
39
44
Sumirat
39
45
Udin
43
46
Ujang
40
47
Yana
39
48
Yogi
39
49
Yudi
39
50
Yuspar
40

3.2 Proses Penelitian
nilai maksimal
43,0
nilai Minimal
39,0
range
4,0
kelas 2k >50
5
interval
0,8

3.3 Rekapan penelitian dalam bentuk tabel
Rekap data dalam Tabel

tepi bawah
tepi atas
Turus

39,0
39,7
14

39,8
40,5
15

40,6
41,3
10

41,4
42,1
8

42,2
43,1
3

43,0




3.4 Tabel distribusi



tabel distribusi frekuensi relatif

tepi bawah
tepi atas
frekuensi
frekuensi relatif

39,0
39,7
14
28%

39,8
40,5
15
30%

40,6
41,3
10
20%

41,4
42,1
8
16%

42,2
43,1
3
6%








tabel distribusi frekuensi relatif

kurang dari
frek kumulatif
lebih dari
frek kumulatif

39,7
0
2,3
50

40,5
14
2,6
36

41,3
29
2,8
21

42,1
39
3,0
11

43,0
47
3,3
3



3.5 Histogram


Histogram frekuensi

tepi bawah
tepi atas
batas bawah
batas atas
frekuensi

39,0
39,7
2,35
39,65
14

39,8
40,5
2,65
40,45
15

40,6
41,3
2,85
41,25
10

41,4
42,1
3,05
42,05
8

42,2
43,1
3,35
43,05
3







3.6 Grafil penelitian



kesimpulan penelitian berdasarkan data dari grafik di atas bahwa kebanyakan sepatu yang banyak dibeli adalah ukuran 40.





Daftar Pustaka